Aku benci sekali dengan laki-laki!!!
Tuhan salah mengirimkan laki-laki ke dunia..
(begitu kata-kata yang terlintas dalam benaknya..)
air mata jatuh mengaliri parasnya yang jelita,
Yasmin pun kembali diam untuk sesaat, matanya kosong tanpa harap..
malam semakin larut, ia pun merasa tak lagi memiliki kuasa atas tubuhnya, tak pelak kemudian ia ambruk di atas kasur mewah, jauh terlelap..
dan berharap mentari esok lebih bersahabat padanya, bahkan mungkin kan tersenyum manis menyambutnya..
rupanya Yasmin telah menjalani peristiwa yang luar biasa memukulnya..
Yasmin bukanlah perempuan lemah yang hanya mengeluh dan menangis..
Yasmin lebih senang berbuat sesuatu, ketimbang menjadi MANJA!
tapi malam itu, Yasmin teringat memori hitam yang ia telah kubur dalam-dalam..
memori yang tak pernah ia inginkan kembali keluar dari liangnya..
memori yang menyeruak hingga Yasmin marah, Yasmin murka, Yasmin kecewa..
apa yang tengah menimpa Yasmin?
bersambung...
Jumat, 15 Mei 2009
Perempuan dan Piano
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar